Berhasil atau tidaknya dua insan mencapai orgasme saat bercinta, diawali dari andal atau tidaknya pasangan memainkan jemari. Jika tidak, hanya seks dangkal yang didapatnya. Di mana titik-titik “maut” itu?
Misteri zona “sumber kenikmatan” saat atau orang lebih mengenal G-spot selalu menarik perhatian pria dan G-spot adalah satu atau beberapa sensitif yang masih menjadi misteri sebagian besar pria. Reaksi yang ditimbulkan biasanya cukup membuat ingin menemukan kembali sumber kenikmatan tersebut.
Huruf G dalam G-spot berasal dari nama seorang dokter: Ernst Grafenberg, yang menemukannya pada 1950-an. Menurut sang dokter, G-spot pada tubuh wanita terletak di dalam Miss Ginie di dinding bagian atasnya. Daerah itu membengkak dan biasanya akan menghasilkan respons menyenangkan, sehingga pada sebagian wanita menyebabkan orgasme.
Reaksi terhadap stimulasi G-spot, menurut Grafenberg, seperti yang ditulis Joel D. Block, Ph.D. pada buku Secrets of Better Sex, sangat bervariasi. Ada sebagian wanita sangat sensitif, terlalu sensitif, atau tidak sensitif sama sekali. Jadi, sebaiknya seorang pria harus benar-benar mengetahui pola dan respons pasangan wanita saat menyentuh bagian sensitifnya.
Salah satu contoh pasangan yang selalu happy setelah melakukan hubungan suami istri adalah Dody dan Ranti. Meski mereka sudah dikaruniai seorang anak, baru kali ini merasakan nikmatnya berhubungan seks. Sebelum mendapatkan anak, meski seringkali making love (ML), tak pernah merasakan orgasme. Bahkan berkali-kali. Menurut Dody, lelaki berusia 35 tahun ini, ia baru menyadari jika sang istri merasa puas setelah menikah lima tahun ini. “Dulu nggak pernah terpikir. Main ya main saja,” ujar karyawan bank pelat merah ini.
Tapi, lanjut Dody, setelah ia membaca artikel seks, timbul keinginan mencari wilayah sensitif dan G-spot sang istri. “Kalau sudah terkena beberapa titik, gerakan istriku nggak bisa terkontrol,” katanya. Perkataan Dody pun dibenarkan sang istri tanpa ragu. Wanita yang kini bekerja pada sebuah perusahaan asuransi asing ini begitu senang ketika dinding kenikmatannya tersentuh oleh suaminya. “Saya mengalami orgasme yang luar biasa jika suami saya memainkan jarinya di daerah G-spot,” katanya. Hal itu pula yang membuat wanita satu anak ini tak pernah mengeluh soal hubungan cinta dengan suaminya.
Sebelum Anda menggali dan mulai mencari-cari G-spot, ingat bahwa otak Anda dan pasangan harus membuat pikiran dipenuhi dengan cinta dan kasih terlebih dahulu. Sebab, otak adalah titik pusat dari orgasme. Jika Anda mampu membiarkan pikiran bebas tanpa merasa terbebani, dipastikan dia mencapai kesenangan yang sangat diharapkan.
Keingintahuan adalah sifat alamiah setiap insan. Begitu pula dalam urusan seks. Hampir semua pria penasaran, sebenarnya di titik mana saja sih wanita bisa crazy jika disentuh? Nah, Sebelum Anda melakukan petualangan mencari zona erotik wanita, pastikan Anda berdua dalam kondisi nyaman, bersih, dan penuh kasih.
Berikut beberapa titik yang membuat wanita menjadi siap bertarung saat dirinya sedang “mogok”.
1. Paha.
Jangan pernah berlaku kasar saat menyentuh bagian yang dipenuhi urat saraf ini. Biarkan jemari Anda menari dengan lembut di atas kulit yang penuh pesona.
2. Belakang lutut.
Tak bisa dimungkiri jika area belakang lutut ini menjadi bagian arena penuh “penyerahan” diri wanita. Sebab, di lokasi ini, semua urat saraf berakhir di belakang lutut.
3. Bokong.
Sampaikan sinyal pesan Anda saat ingin bercinta dengan pasangan. Alamatkan tangan Anda pada wilayah ini dan pastikan si dia merasakan kesenangannya. Untuk Anda ketahui, area yang paling sensitif adalah di ujung bawah tulang belakang dan bagian lipatan pertemuan antara paha dan pantat. Lakukan berbagai variasi gerakan untuk memberi sensasi yang berbeda.
4. Leher.
Sekadar meniupkan udara di sekitar leher membuat istri Anda terbuai. Apalagi jika tangan atau bibir Anda “bermain”, lenguhan napasnya akan terdengar. Genggam lembut lehernya dengan satu tangan dan tangan lainnya membelainya. Perlakuan seperti ini akan membuat dia menyerah pasrah.
5. Telinga.
Bisikkan kata-kata romantis di telinga pasangan Anda. Katakan jika hasrat Anda ingin bermesraan dengannya. Lakukanlah ciuman seerotis mungkin hingga ke punggung istri Anda. Lepaskan dan lihat bila tubuh si dia bergerak erotis.
6. Kaki.
Seharian berjalan membuat kaki meminta perhatian untuk dipijat. Memanjakan seputar kaki, mulai dari telapak, jari-jari, hingga tumit, cara baik foreplay dengan pasangan Anda.
7. Payudara.
Inilah yang pertama diingat pria dari tubuh seorang wanita. Selain bentuknya indah, lokasi ini sangat peka pada rangsangan. Wujudnya pun membuat Anda bebas melakukan sentuhan bentuk apa pun. Temukan, apakah pasangan Anda lebih suka Anda melakukannya dengan lembut atau sedikit kasar.
8. Pergelangan tangan.
Sepertinya aneh jika ini salah satu titik sensitif wanita. Tapi mungkin itu sebabnya para ahli mode menyarankan agar wanita membubuhkan parfum di sekitar pergelangan tangannya. Sebab, ada nadi yang sensitif di situ. Dia pasti akan terkesan kalau areal ini Anda jelajahi.
9. Genitalia.
Tempat satu ini tak perlu diperdebatkan lagi. Di area inilah, perasaan seksual wanita paling hebat jika distimulasi. Sekali ketemu tempatnya, sentuhan yang terlembut pun akan memberi sensasi yang menyenangkan dan tidak biasa. Kalaupun tidak ketemu, seperti biasa, mencarinya pun cukup menggairahkan, kan?
10. Bibir.
Inilah titik paling sensitif di tubuh wanita. Jangan sampai melewatkan bagian ini hanya karena Anda terlalu berhasrat melakukan eksplorasi di bagian lain. Sebab, bibir wanita bisa dimanipulasi sedemikian rupa sehingga dia akan merasa bergairah, terangsang, sekaligus disayang dalam waktu bersamaan. Ciuman bibir memberikan segalanya yang dibutuhkan wanita ketika melakukan hubungan. Teristimewa ketika berhubungan intim. Kalau Anda pernah mencapai puncak dalam keadaan Anda berciuman, rasakan sensasi kenikmatannya.
Luar biasa!
***
Tiga Titik “Lemas” Pria
tahukah anda, jika pria mempunyai tiga titik sangat sensitif, dan itu setara dengan sensitivitas G-spot pada wanita. Namun tidak semua pria memberikan respon serupa terhadap rangsangan pada ketiga titik ini. Untuk mendapat respon yang baik dari pria, sebaiknya kaum hawa saling komunikasi secara terbuka dengan pria.
Berikut ini, tiga titik lemas pria.
1. Frenulum.
Di sinilah area berkumpulnya ujung-ujung saraf yang terletak di bagian bawah penis, tepat di balik lipatan kulit pada dasar kepala penis. Dengan sentuhan tepat, akan memberikan sensasi luar biasa. sensitivitasnya meningkat saat pria bersangkutan bertambah gairah, yang ditandai dengan membesarnya kepala penis.
2. Perineum.
Lokasinya antara testis dan anus. Area ini dianggap sebagai titik rahasia kenikmatan pria, yang dapat membantu tertundanya ejakulasi. Cobalah jari telunjuk dan jari tengah anda mengelus lembut bagian perenium dari bawah menuju ke kepala penis. Hentikan elusan selama beberapa detik. Tatkala si dia mulai kelihatan menikmatinya, segera ulangi kembali.
3. Prostat.
Inilah bagian teristimewa yang kebanyakan orang menyebutnya G-spot pria. kelenjar ini berada di bawah kantung kemih, yang memproduksi cairan untuk sperma. Banyak pria mengungkapkan bahwa elusan lembut di area ini dapat membangkitkan perasaan yang sangat luar biasa dan mampu menahan ereksi menjadi lebih lama!
Tulisan ini sudah dipublikasikan di Majalah MANLY, Maret 2006
Misteri zona “sumber kenikmatan” saat atau orang lebih mengenal G-spot selalu menarik perhatian pria dan G-spot adalah satu atau beberapa sensitif yang masih menjadi misteri sebagian besar pria. Reaksi yang ditimbulkan biasanya cukup membuat ingin menemukan kembali sumber kenikmatan tersebut.
Huruf G dalam G-spot berasal dari nama seorang dokter: Ernst Grafenberg, yang menemukannya pada 1950-an. Menurut sang dokter, G-spot pada tubuh wanita terletak di dalam Miss Ginie di dinding bagian atasnya. Daerah itu membengkak dan biasanya akan menghasilkan respons menyenangkan, sehingga pada sebagian wanita menyebabkan orgasme.
Reaksi terhadap stimulasi G-spot, menurut Grafenberg, seperti yang ditulis Joel D. Block, Ph.D. pada buku Secrets of Better Sex, sangat bervariasi. Ada sebagian wanita sangat sensitif, terlalu sensitif, atau tidak sensitif sama sekali. Jadi, sebaiknya seorang pria harus benar-benar mengetahui pola dan respons pasangan wanita saat menyentuh bagian sensitifnya.
Salah satu contoh pasangan yang selalu happy setelah melakukan hubungan suami istri adalah Dody dan Ranti. Meski mereka sudah dikaruniai seorang anak, baru kali ini merasakan nikmatnya berhubungan seks. Sebelum mendapatkan anak, meski seringkali making love (ML), tak pernah merasakan orgasme. Bahkan berkali-kali. Menurut Dody, lelaki berusia 35 tahun ini, ia baru menyadari jika sang istri merasa puas setelah menikah lima tahun ini. “Dulu nggak pernah terpikir. Main ya main saja,” ujar karyawan bank pelat merah ini.
Tapi, lanjut Dody, setelah ia membaca artikel seks, timbul keinginan mencari wilayah sensitif dan G-spot sang istri. “Kalau sudah terkena beberapa titik, gerakan istriku nggak bisa terkontrol,” katanya. Perkataan Dody pun dibenarkan sang istri tanpa ragu. Wanita yang kini bekerja pada sebuah perusahaan asuransi asing ini begitu senang ketika dinding kenikmatannya tersentuh oleh suaminya. “Saya mengalami orgasme yang luar biasa jika suami saya memainkan jarinya di daerah G-spot,” katanya. Hal itu pula yang membuat wanita satu anak ini tak pernah mengeluh soal hubungan cinta dengan suaminya.
Sebelum Anda menggali dan mulai mencari-cari G-spot, ingat bahwa otak Anda dan pasangan harus membuat pikiran dipenuhi dengan cinta dan kasih terlebih dahulu. Sebab, otak adalah titik pusat dari orgasme. Jika Anda mampu membiarkan pikiran bebas tanpa merasa terbebani, dipastikan dia mencapai kesenangan yang sangat diharapkan.
Keingintahuan adalah sifat alamiah setiap insan. Begitu pula dalam urusan seks. Hampir semua pria penasaran, sebenarnya di titik mana saja sih wanita bisa crazy jika disentuh? Nah, Sebelum Anda melakukan petualangan mencari zona erotik wanita, pastikan Anda berdua dalam kondisi nyaman, bersih, dan penuh kasih.
Berikut beberapa titik yang membuat wanita menjadi siap bertarung saat dirinya sedang “mogok”.
1. Paha.
Jangan pernah berlaku kasar saat menyentuh bagian yang dipenuhi urat saraf ini. Biarkan jemari Anda menari dengan lembut di atas kulit yang penuh pesona.
2. Belakang lutut.
Tak bisa dimungkiri jika area belakang lutut ini menjadi bagian arena penuh “penyerahan” diri wanita. Sebab, di lokasi ini, semua urat saraf berakhir di belakang lutut.
3. Bokong.
Sampaikan sinyal pesan Anda saat ingin bercinta dengan pasangan. Alamatkan tangan Anda pada wilayah ini dan pastikan si dia merasakan kesenangannya. Untuk Anda ketahui, area yang paling sensitif adalah di ujung bawah tulang belakang dan bagian lipatan pertemuan antara paha dan pantat. Lakukan berbagai variasi gerakan untuk memberi sensasi yang berbeda.
4. Leher.
Sekadar meniupkan udara di sekitar leher membuat istri Anda terbuai. Apalagi jika tangan atau bibir Anda “bermain”, lenguhan napasnya akan terdengar. Genggam lembut lehernya dengan satu tangan dan tangan lainnya membelainya. Perlakuan seperti ini akan membuat dia menyerah pasrah.
5. Telinga.
Bisikkan kata-kata romantis di telinga pasangan Anda. Katakan jika hasrat Anda ingin bermesraan dengannya. Lakukanlah ciuman seerotis mungkin hingga ke punggung istri Anda. Lepaskan dan lihat bila tubuh si dia bergerak erotis.
6. Kaki.
Seharian berjalan membuat kaki meminta perhatian untuk dipijat. Memanjakan seputar kaki, mulai dari telapak, jari-jari, hingga tumit, cara baik foreplay dengan pasangan Anda.
7. Payudara.
Inilah yang pertama diingat pria dari tubuh seorang wanita. Selain bentuknya indah, lokasi ini sangat peka pada rangsangan. Wujudnya pun membuat Anda bebas melakukan sentuhan bentuk apa pun. Temukan, apakah pasangan Anda lebih suka Anda melakukannya dengan lembut atau sedikit kasar.
8. Pergelangan tangan.
Sepertinya aneh jika ini salah satu titik sensitif wanita. Tapi mungkin itu sebabnya para ahli mode menyarankan agar wanita membubuhkan parfum di sekitar pergelangan tangannya. Sebab, ada nadi yang sensitif di situ. Dia pasti akan terkesan kalau areal ini Anda jelajahi.
9. Genitalia.
Tempat satu ini tak perlu diperdebatkan lagi. Di area inilah, perasaan seksual wanita paling hebat jika distimulasi. Sekali ketemu tempatnya, sentuhan yang terlembut pun akan memberi sensasi yang menyenangkan dan tidak biasa. Kalaupun tidak ketemu, seperti biasa, mencarinya pun cukup menggairahkan, kan?
10. Bibir.
Inilah titik paling sensitif di tubuh wanita. Jangan sampai melewatkan bagian ini hanya karena Anda terlalu berhasrat melakukan eksplorasi di bagian lain. Sebab, bibir wanita bisa dimanipulasi sedemikian rupa sehingga dia akan merasa bergairah, terangsang, sekaligus disayang dalam waktu bersamaan. Ciuman bibir memberikan segalanya yang dibutuhkan wanita ketika melakukan hubungan. Teristimewa ketika berhubungan intim. Kalau Anda pernah mencapai puncak dalam keadaan Anda berciuman, rasakan sensasi kenikmatannya.
Luar biasa!
***
Tiga Titik “Lemas” Pria
tahukah anda, jika pria mempunyai tiga titik sangat sensitif, dan itu setara dengan sensitivitas G-spot pada wanita. Namun tidak semua pria memberikan respon serupa terhadap rangsangan pada ketiga titik ini. Untuk mendapat respon yang baik dari pria, sebaiknya kaum hawa saling komunikasi secara terbuka dengan pria.
Berikut ini, tiga titik lemas pria.
1. Frenulum.
Di sinilah area berkumpulnya ujung-ujung saraf yang terletak di bagian bawah penis, tepat di balik lipatan kulit pada dasar kepala penis. Dengan sentuhan tepat, akan memberikan sensasi luar biasa. sensitivitasnya meningkat saat pria bersangkutan bertambah gairah, yang ditandai dengan membesarnya kepala penis.
2. Perineum.
Lokasinya antara testis dan anus. Area ini dianggap sebagai titik rahasia kenikmatan pria, yang dapat membantu tertundanya ejakulasi. Cobalah jari telunjuk dan jari tengah anda mengelus lembut bagian perenium dari bawah menuju ke kepala penis. Hentikan elusan selama beberapa detik. Tatkala si dia mulai kelihatan menikmatinya, segera ulangi kembali.
3. Prostat.
Inilah bagian teristimewa yang kebanyakan orang menyebutnya G-spot pria. kelenjar ini berada di bawah kantung kemih, yang memproduksi cairan untuk sperma. Banyak pria mengungkapkan bahwa elusan lembut di area ini dapat membangkitkan perasaan yang sangat luar biasa dan mampu menahan ereksi menjadi lebih lama!
Tulisan ini sudah dipublikasikan di Majalah MANLY, Maret 2006
No comments:
Post a Comment