Wednesday, 30 April 2008

Cantik Tanpa Kacamata



Lasik

Begitu selesai tindakan Lasik, pasien langsung bisa melihat tanpa mengunakan kaca mata minus/plus. Amankah operasi ini dan berapa biayanya?

Mata adalah jendela menuju dunia. Itu sebabnya kesehatan mata harus selalu dijaga jika ingin tetap menikmati keindahan dunia. Mata sehat mampu berfungsi secara optimal. Tetapi dengan bertambahnya usia seseorang atau "pekerjaan" mata yang tak terhingga, membuat indra penglihat ini harus mengalami penyusutan fungsi. Tak sedikit yang menggunakan kacamata atau lensa kontak untuk membantu agar mata tetap awas dan jeli. Syukurlah, kini pengguna kacamata atau lensa kontak tak perlu repot lagi untuk bisa mendapatkan penglihatan yang nomal dengan cara Lasik (Laser Assisted In-situ Keratomileusis).

Lasik adalah suatu prosedur operasi mutakhir di dunia kedokteran mata untuk memperbaiki kelainan refraksi dengan cara mengubah kekuatan fokus kornea yang menggunakan kombinasi femtosecond laser dan excimer laser atau metode penyinaran laser dingin. “Lasik didesain untuk menghilangkan atau mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak," kata Dr. Heru Mahendrata Sp.M. Dengan teknologi Lasik, gangguan refraksi rabun jauh (myopia), rabun dekat (hipermetropia), dan silinder (astigmatism) dapat segera dikoreksi hanya dalam waktu singkat (10 menit/mata), tanpa rasa nyeri.

Lebih lanjut Dr. Heru Mahendrata Sp.M. menyatakan, sebelum pasien menjalani pengobatan pemulihan penglihatan yang cepat tanpa rawat inap ini, pasien harus memenuhi beberapa persyaratan. Diantaranya: sudah berusia 18 tahun atau lebih, memiliki kesehatan umum yang baik, mata dan kornea tidak terdapat kelainan (seperti: glaucoma, retina, dsb.), refraksi mata stabil sekurang-kurangnya 1 tahun terakhir. Dan, dalam kondisi tidak sedang hamil atau menyusui.

Metode perbaikan refraksi yang paling populer dan aman di dunia ini, dilakukan dalam tiga tahap. Pertama: pembuatan flap (lapisan tipis) pada kornea. Kedua, flap dibuka dan bagian dalam kornea disinar dengan laser hingga terbentuk permukaan kornea yang baru. Ketiga, setelah penyinaran selesai dilakukan, flap dikembalikan ke posisi semula. Dan dalam waktu 3 menit, flap akan melekat dengan sendirinya tanpa perlu dijahit. “Prosedur tindakan Lasik, seluruhnya menggunakan teknologi komputer dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi. Usai operasi, pasien langsung bisa melihat tanpa menggunakan kacamata minus atau plus,” ujar sang dokter yang berpraktik di i Care Lasik, Wisma Slipi, Jakarta.

Hingga saat ini, lanjut sang dokter, belum diketemukan pasien yang mengalami kebutaan atau efek samping berbahaya paska operasi lasik. Paling tidak katanya, selama 1-6 jam paska Lasik, pasien merasakan mata merah, tidak nyaman seperti kelilipan, sensitif terhadap cahaya. “Gejala itu akan mereda setelah 8-12 jam. Soal tingkat kesembuhan akan semakin membaik dalam kurun waktu 3 hingga 6 bulan paska tindakan Lasik,” tandasnya.

Nah, bila Anda berminat, sebaiknya sediakan dana sekitar Rp 14 juta dan itu sudah termasuk biaya kontrol mata selama setahun (1 hari, 1 minggu, 1, 3, 6, 12 bulan) setelah tindakan lasik.

Oleh: Haris Maryasno

Tulisan ini pernah dimuat di Majalah PRIORITAS BCA-21-2008

1 comment:

  1. saya juga buat tulisan sendiri mengenai lasik, dan terima kasih dapat informasi tambahan yang berguna..

    ReplyDelete