
Permata Padang Pasir Terbaik Di Dunia
Kemewahan, fasilitas terkini, dan pelayanan kelas wahid, membuat tamu seperti seorang raja yang harus dilayani. Semua itu harus dibayar mahal.
Di bagian tenggara jazirah Arabia, kota Dubai negeri kedua terbesar di Uni Emirat Arab (UEA), berkilau laksana permata di padang pasir. Benturan nilai-nilai tradisional dan spiritual dengan modernitas berpadu dengan indah. Seolah kota ini, merupakan metafora sempurna untuk merefleksikan kekayaan budaya hingga eksotisme padang pasir yang dinamis dengan pergerakan zaman.
Negeri padang tandus ini, telah membuka peluang dan menggali potensi di sektor jasa, perdagangan, hingga manufaktur. Tak heran, jika kota ini menjelma menjadi sebuah wilayah kosmopolitan modern. Hampir setiap jengkal tanah dan hamparan laut dioptimalkan serasi antara keindahan alam dan arsitektur nan megah. Salah satunya berdiri hotel termewah di dunia dengan ketinggian 321 meter, di sebuah pulau dengan jarak 280 meter dari pantai Teluk Persia. Burj Al Arab, Hotel, namanaya.
Hotel berbentuk perahu layar ini, sungguh mewah. Semua itu dibuktikan dengan hiasan unsur emas yang menempel pada setiap dinding, pilar hingga dan lift. Sedangkan emas murni memenuhi ornamen dinding setiap kamar. Hotel yang dibangun sejak tahun 1994 memakan waktu enam tahun pengerjaannya. Tiga tahun reklamasi pantai dan sisanya proses konstruksi bangunan. Untuk urusan arsitektur bangunan, dipercayakan kepada arsitek asal “negeri bambu” China, Khuan Chu. Sungguh menakjubkan.
Masih di seputar kemewahan hotel berbintang tujuh ini. Sepanjang perjalanan anak tangga eskalator dari lobi menuju kamar, puluhan ikan laut hias berwarna indah di akuarium besar, menyambut kedatangan Anda. Pun begitu dengan air mancur di tengah lobi. Liukan airnya nan indah dan unik, dapat mengeluarkan bunyi menyerupai irama musik padang pasir.
Bicara fasilitas kamar, hotel dengan 202 suite room ini, dilengkapi teknologi kelas atas, telepon satelit, Spa Bath, Jacuzzi pribadi, bar, dan kantor pribadi. Sedangkan fasilitas umumnya, Squash Court, Hydrotherapy Baths, Oriental Massage, Spa, Jacuzzi hingga Swimming Pool. Tak hanya itu, sebuah Rolls Royce siap membawa tamu menikmati keindahan kota Dubai dan mengunjungi Mall of The Emirates dan Ski Dubai. Bahkan untuk Anda yang gemar berlayar atau mengudara, Anda bisa menikmat fasilitas helikopter dan yatch.
Sementara untuk memenuhi hasrat wisata kuliner, restoran Al Mahara yang terletak di dalam laut, menyediakan hidangan seafood terbaik di dunia dengan pemandangan kehidupan bawah laut. Selain Al Mahara yang terletak di bawah laut, ada pula Al Muntaha yang terletak 200 meter di atas Teluk Persia.
Untuk menikmati segala kemewahan Burj Al Arab hotel, dalam satu malam, paling sedikit Anda harus menyiapkan dana sebesar US$ 1,919 untuk single atau double standard suite room. Sedangkan US$ 2,159 triple standard suite room. Sementara untuk Panoramic suite room, Anda dikenakan US$ 1,926 untuk single atau double. Dan US$ 2,165 untuk triple. Nikmati pengalaman mengagumkan berselimutkan kemewahan yang terbaik di dunia.
Di bagian tenggara jazirah Arabia, kota Dubai negeri kedua terbesar di Uni Emirat Arab (UEA), berkilau laksana permata di padang pasir. Benturan nilai-nilai tradisional dan spiritual dengan modernitas berpadu dengan indah. Seolah kota ini, merupakan metafora sempurna untuk merefleksikan kekayaan budaya hingga eksotisme padang pasir yang dinamis dengan pergerakan zaman.
Negeri padang tandus ini, telah membuka peluang dan menggali potensi di sektor jasa, perdagangan, hingga manufaktur. Tak heran, jika kota ini menjelma menjadi sebuah wilayah kosmopolitan modern. Hampir setiap jengkal tanah dan hamparan laut dioptimalkan serasi antara keindahan alam dan arsitektur nan megah. Salah satunya berdiri hotel termewah di dunia dengan ketinggian 321 meter, di sebuah pulau dengan jarak 280 meter dari pantai Teluk Persia. Burj Al Arab, Hotel, namanaya.
Hotel berbentuk perahu layar ini, sungguh mewah. Semua itu dibuktikan dengan hiasan unsur emas yang menempel pada setiap dinding, pilar hingga dan lift. Sedangkan emas murni memenuhi ornamen dinding setiap kamar. Hotel yang dibangun sejak tahun 1994 memakan waktu enam tahun pengerjaannya. Tiga tahun reklamasi pantai dan sisanya proses konstruksi bangunan. Untuk urusan arsitektur bangunan, dipercayakan kepada arsitek asal “negeri bambu” China, Khuan Chu. Sungguh menakjubkan.
Masih di seputar kemewahan hotel berbintang tujuh ini. Sepanjang perjalanan anak tangga eskalator dari lobi menuju kamar, puluhan ikan laut hias berwarna indah di akuarium besar, menyambut kedatangan Anda. Pun begitu dengan air mancur di tengah lobi. Liukan airnya nan indah dan unik, dapat mengeluarkan bunyi menyerupai irama musik padang pasir.
Bicara fasilitas kamar, hotel dengan 202 suite room ini, dilengkapi teknologi kelas atas, telepon satelit, Spa Bath, Jacuzzi pribadi, bar, dan kantor pribadi. Sedangkan fasilitas umumnya, Squash Court, Hydrotherapy Baths, Oriental Massage, Spa, Jacuzzi hingga Swimming Pool. Tak hanya itu, sebuah Rolls Royce siap membawa tamu menikmati keindahan kota Dubai dan mengunjungi Mall of The Emirates dan Ski Dubai. Bahkan untuk Anda yang gemar berlayar atau mengudara, Anda bisa menikmat fasilitas helikopter dan yatch.
Sementara untuk memenuhi hasrat wisata kuliner, restoran Al Mahara yang terletak di dalam laut, menyediakan hidangan seafood terbaik di dunia dengan pemandangan kehidupan bawah laut. Selain Al Mahara yang terletak di bawah laut, ada pula Al Muntaha yang terletak 200 meter di atas Teluk Persia.
Untuk menikmati segala kemewahan Burj Al Arab hotel, dalam satu malam, paling sedikit Anda harus menyiapkan dana sebesar US$ 1,919 untuk single atau double standard suite room. Sedangkan US$ 2,159 triple standard suite room. Sementara untuk Panoramic suite room, Anda dikenakan US$ 1,926 untuk single atau double. Dan US$ 2,165 untuk triple. Nikmati pengalaman mengagumkan berselimutkan kemewahan yang terbaik di dunia.
No comments:
Post a Comment