Friday, 24 October 2008

Mengalah Untuk Menang


Tai-Chi

Air bersifat mengalah, namun selalu tidak pernah kalah. Air menang dengan mengalah, dia tak pernah menyerang. Namun selalu menang pada akhir perjuangannya.


Air adalah simbol dari para pelaku yang sungguh-sungguh mendalami, menghayati dan mengamalkan ilmu Tai-Chi dengan benar. Kehidupan para praktisi akan penuh dengan keseimbangan, keselarasan, keharmonisan. Namun, bukan berarti ia mutlak menjadi sempurna. Dalam air mengandung sifat sifat-sifat kebebasan, spontan, rendah hati, dan kekuatan dalam. Daya lenting menghadapi kehidupan berupa menerima perubahan, para praktisi akan menghadapinya dengan kecemasan dan ketegangan.

Tai-Chi terdiri dari dua suku kata. Yaitu: Tai dan Chi. Tai mempunyai makna agung, dahsyat (luar biasa) dan Chi mempunyai air hawa murni atau tenaga yang sangat halus yang ada di dalam diri manusia. Berlatih oleh nafas (Qi Gong) sangat dibitiuhakn untuk mendapatkan Chi. Jadi Tai-Chi adalah: kekuatan jiwa yang muncul dari hasil olah nafas dalam diri manusia sehingga keluar dalam bentuk tenaga yang sangat dahsyat secara fisik. 

Filosofi Tai-Chi. Keberuntungan dan malapetaka tidak akan datang dengan sendirinya, tetapi datang karena diundang oleh manusia. Pernyataan tersebut mengekspresikan hukum respons terhadap energi universal (alam semesta) sebagaimana dialami oleh nenek moyang kita yang berkembang batinnya. Para guru di masa silam mengajarkan kepada muridnya hukum respons atas energi universal sebagai dasar semua praktik spiritual. Hukum ini mengungkapkan bahwa kalau seseorang harmonis dengan hukum universal manifestasi dari energi fisik, emosi dan mentalnya juga akan harmonis. Jika seseorang melanggar hukum alam, hidupnya akan kacau dan tidak harmonis. 

Arti dan Gerakan
Pada prinsipnya Tai-Chi mengungkapkan tubuh manusia sebuah miniatur alam semesta. Sistem gerakan nan lembut dalam Tai-Chi bertujuan mengarahkan energi individual ke dalam jaringan energi sesuai dengan hukum alam. Artinya, jika tubuh harmonis dengan alam, maka kesehatan fisik dan pikiran jernih akan terjaga membuat manusia menjadi tenang dan kuat.

Prinsip pertama Tai-Chi menyatakan tentang ke-Esa-an Tuhan yang menjadi akar dari segala gerakan. Dari ke-Esa-an inilah tercipta satu keseimbangan (Yin dan Yang).Bila dilustrasikan, bila kedua kaki manusia saling bekerjasama , Kedua kaki dapat bergerak secara harmonis, berselang-seling yang keduanya diatur oleh otak manusia berjalan satu atau Esa. Prinsip ini kemudian diterapkan di Tai-Chi yang mengutamakan gerakan lembut dan tenang.

Pada alam semesta semua gerakan berpola memutar. Bumi berputar pada porosnya ketika mengorbit matahari. Matahari pun berputar mengorbit pusat galaksi Milky Way. Dan, Milky Way berputar pula mengelilingi alam semesta.

Tai-Chi sebuah rangkaian gerakan memutar dan merefleksikan hukum mikrokosmis yang menjadi simbol Tai-Chi.Gerakan melingkar atau berputar adalah sebuah gerakan dinamis dan menghindari titik akhir (puncak). Sebab, titi puncak adalah titik akhir dari pertumbuhan sekaligus awal dari kemerosotan.

Olah gerak asal negeri Tiongkok ini sungguh akan memberikan hasil positip untuk perkembagan mental manusia. Sebab, bila gerakan lembut ini dilakukan setiap hari akan membangkitkan naluri kemanusiaan menemukan rumus alam semesta. Yang semuanya itu bertujuan untuk membantu manusia dalam mencapai keutuhan, kedamaian, ketenangan jiwa dan kejernihan pikiran. Sehingga manusia akan sadar bahwa dirinya sebagai hamba Tuhan adalah makhluk Tuhan yang tidak abadi du dunia (apabila mengenal diri maka akan mengenal Tuhannya).  

(Haris Maryasno.Sudah dipublikasikan di Majalah Prioritas BCA-2007)

No comments:

Post a Comment