.jpg)
Ruang Tamu
Kondisi ruang tamu mencermin wajah, gaya, dan karakter penghuni rumah sehingga ruang tamu harus ditata secara cantik, bersih, dan berselera tinggi. Seperti apa bentuknya?
Bak sebuah cermin, ruang tamu merupakan refleksi dari gaya, karakter, dan pembawaan dari penghuni rumah itu sendiri. Dengan demikian boleh dikatakan bahwa kondisi sebuah ruang tamu haruslah mampu membawa jiwa dari pemilik rumah.
Penataan ruangan secara cantik bersih, dan berselera tinggi menjadi mutlak. Terlepas dari konsep apapun yang ingin dikembangkan, faktor terpenting untuk menguatkan konsep itu adalah: tata letaknya yang sesuai dan nyaman. Karena bagaimanapun juga, ruang tamu selalu menimbulkan kesan mendalam bagi pengunjung.
Pada dasarnya untuk menghidupkan suasana sebuah ruang tamu, ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya adalah pemilihan warna yang tepat. Warna berperan banyak untuk membentuk ruang tamu yang enak dipandang sekaligus nyaman. Agar tidak menimbulkan kesan tumpang tindih saat pemilihan warna yang tabrakan, ada baiknya menentukan dahulu warna dominan yang akan menyapu seluruh ruangan tersebut. Selain itu, warna yang digunakan juga harus sesuai dengan perabotan serta aksesoris yang digunakan untuk menghiasinya.
Jadi bagai sebuah satu kesatuan yang saling melengkapi baik antara warna, perabot, aksesori pendukung, serta sistem pencahayaan harus berjalan dalam satu benang merah yang sama. Perpaduan warna dengan nuansa tertentu akan menghadirkan suasana ruang tamu yang berbeda-beda. Gradasi warna terang seperti: kuning, oranye, dan merah dapat membuat ruang tamu meriah, hangat, dan akrab.
Penggunaan gradasi warna lembut yakni: hijau, biru, dan ungu akan menghadirkan suasana tenang, sejuk, intim, atau romantis. Warna netral juga dapat dijadikan pijakan dasar guna menyusun ruang serta elemen pendukungnya. Karena sifatnya yang abadi, bentuk ruangan cenderung bertahan lama karena tidak bergantung pada tren.
Pemilihan perabotan ruang tamu juga harus memperhatikan luas ruangan yang ada sekaligus fungsi utamanya. Letak perabot ruang tamu yang tepat, dapat mempertegas kesan lega dan lapang. Ada baiknya lebih memilih perabotan yang mengikuti bentuk dasar geometris bangunan. Perabotan seperti: kursi, sofa, meja, dan lemari berbentuk segi empat polos tanpa ornamen dan profil ukiran, bisa dijadikan pertimbangan. Secara keseluruhan, ruangan diisi dengan perabotan yang sangat efisien dan fungsional saja.
Ruang tamu akan lebih terasa alami dan menghadirkan kehidupan dengan kehadiran pot-pot tanaman atau akuarium cantik. Adapun saat memilih sekaligus meletakkan jenis tanaman, harus disesuaikan dengan tema dan konsep ruangan. Tanaman yang digunakan dapat berupa tanaman berbunga dengan warna mahkota seragam dan tidak warna warni. Sebagai aksen tambahan sekaligus tempat untuk meletakkan tanaman, akan lebih baik lagi jika dipilih pot-pot yang simpel namun sesuai.
Kondisi ruang tamu mencermin wajah, gaya, dan karakter penghuni rumah sehingga ruang tamu harus ditata secara cantik, bersih, dan berselera tinggi. Seperti apa bentuknya?
Bak sebuah cermin, ruang tamu merupakan refleksi dari gaya, karakter, dan pembawaan dari penghuni rumah itu sendiri. Dengan demikian boleh dikatakan bahwa kondisi sebuah ruang tamu haruslah mampu membawa jiwa dari pemilik rumah.
Penataan ruangan secara cantik bersih, dan berselera tinggi menjadi mutlak. Terlepas dari konsep apapun yang ingin dikembangkan, faktor terpenting untuk menguatkan konsep itu adalah: tata letaknya yang sesuai dan nyaman. Karena bagaimanapun juga, ruang tamu selalu menimbulkan kesan mendalam bagi pengunjung.
Pada dasarnya untuk menghidupkan suasana sebuah ruang tamu, ada banyak faktor yang mempengaruhinya. Salah satunya adalah pemilihan warna yang tepat. Warna berperan banyak untuk membentuk ruang tamu yang enak dipandang sekaligus nyaman. Agar tidak menimbulkan kesan tumpang tindih saat pemilihan warna yang tabrakan, ada baiknya menentukan dahulu warna dominan yang akan menyapu seluruh ruangan tersebut. Selain itu, warna yang digunakan juga harus sesuai dengan perabotan serta aksesoris yang digunakan untuk menghiasinya.
Jadi bagai sebuah satu kesatuan yang saling melengkapi baik antara warna, perabot, aksesori pendukung, serta sistem pencahayaan harus berjalan dalam satu benang merah yang sama. Perpaduan warna dengan nuansa tertentu akan menghadirkan suasana ruang tamu yang berbeda-beda. Gradasi warna terang seperti: kuning, oranye, dan merah dapat membuat ruang tamu meriah, hangat, dan akrab.
Penggunaan gradasi warna lembut yakni: hijau, biru, dan ungu akan menghadirkan suasana tenang, sejuk, intim, atau romantis. Warna netral juga dapat dijadikan pijakan dasar guna menyusun ruang serta elemen pendukungnya. Karena sifatnya yang abadi, bentuk ruangan cenderung bertahan lama karena tidak bergantung pada tren.
Pemilihan perabotan ruang tamu juga harus memperhatikan luas ruangan yang ada sekaligus fungsi utamanya. Letak perabot ruang tamu yang tepat, dapat mempertegas kesan lega dan lapang. Ada baiknya lebih memilih perabotan yang mengikuti bentuk dasar geometris bangunan. Perabotan seperti: kursi, sofa, meja, dan lemari berbentuk segi empat polos tanpa ornamen dan profil ukiran, bisa dijadikan pertimbangan. Secara keseluruhan, ruangan diisi dengan perabotan yang sangat efisien dan fungsional saja.
Ruang tamu akan lebih terasa alami dan menghadirkan kehidupan dengan kehadiran pot-pot tanaman atau akuarium cantik. Adapun saat memilih sekaligus meletakkan jenis tanaman, harus disesuaikan dengan tema dan konsep ruangan. Tanaman yang digunakan dapat berupa tanaman berbunga dengan warna mahkota seragam dan tidak warna warni. Sebagai aksen tambahan sekaligus tempat untuk meletakkan tanaman, akan lebih baik lagi jika dipilih pot-pot yang simpel namun sesuai.
No comments:
Post a Comment