Friday, 24 October 2008

Suara Emas Berwajah Tampan


Il Divo
Dengan vokal yang luar biasa, penampilan menarik dan perbedaan budaya, IL Divo membawakan campuran romantis antara musik klasik dan pop kepada pendengar musik di seluruh dunia.

Saat ini, tak salah bila kita melupakan eranya boyband yang sempat booming dan digandrungi pecinta musik Indonesia. Seperti: New Kids On The Block, Backsreet Boys, atau boyband lainnya. Anda bisa menuntaskan rasa kangen pada pria-pria tampan itu di grup vokal Il Divo.

Il Divo dalam bahasa Italinya: Grup Vokal, merupakan kelompok vokal beranggotakan empat pria tampan. Biasanya sebuah grup vokal dapat disatukan berdasarkan hubungan pertemanan sejak kecil atau persamaan geografis. Namun keempat pria ini berasal dari budaya yang berbeda. Yaitu: David Miller (Amerika), Sebastien Izambard (Prancis), Urs Buhler (Swiss), dan Carlos Marin (Spanyol).

Salah satu keistimewaan grup vokal yang saat ini berada di bawah naungan label SONY BMG adalah, mampu mengubah sejumlah lagu yang sudah populer dalam bentuk baru dengan sentuhan orkestra. Secara musikalitas, musik yang diusung keempat angota Il Divo adalah musik bercita rasa tinggi. Eksplorasi mereka dalam mengolah suara mampu menampilkan musik kontemporer baru maupun klasik dengan sentuhan berbeda. Lagu-lagu populer yang sempat akrab di telinga kita beberapa waktu lalupun mereka suguhkan dalam irama musik nan grande tanpa ada rasa kuno di telinga kita.

Kuartet vokal Il Divo yang dibentuk Simon Cowel tahun 2003 di London, Inggris, memulai debutnya tahun 2004 di Swedia. Rekaman album perdana mereka mengusung nama group mereka sendiri sebagai judul albumnya yaitu: Il Divo.

Dalam album Il Divo ini, diantaranya diisi lagu hit Toni Braxton Unbreak My Heart dan lagu hit Frank Sinatra My Way. Dalam lagu tersebut nuansa cinematic dan grandenya terasa kental namun ringan, dan romantis. Sehingga musik pop dan klasik, hanya tersekat dalam batas maya.

Akhir tahun 2005. Il Divo meluncurkan album keduanya yang direkam di Swedia dan London. Album bertajuk Ancora yang menggunakan komposisi klasik itu, mendaur ulang tembang lawas Unchained Melody dalam balutan musik opera yang harmonis dan indah. Tidak percuma harmonisasi suara tenor, bas, dan bariton Il Divo melantun merdu dalam nuansa opera plus sentuhan pop, sanggup berpadu dan selaras dengan Celine Dion saat menyanyikan lagu bertajuk I Believe In You. Tak ketinggalan, lagu Hero yang dipopulerkan Mariah Carey, dinyanyikan kembali empat cowok ganteng ini. Pun begitu dengan All By Myself oleh Eric Carmen diberi sentuhan klasik dalam lirik Spanyol.

Kelompok vokal yang mampu menyanyi dalam bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Perancis, dan Latin, berhasil menjual album perdanaanya hingga 5 juta kopi. Dan itu, mengalahkan rekor penjualan grup musik Rock Led Zeplin, 25 tahun silam.

Hingga saat ini, mereka telah meraih angka penjualan album lebih dari 13 juta keping, sekaligus menyabet 104 gold & platinum award di seluruh dunia.

Ya, grup vokal Il Divo yang telah merilis empat album (salah satunya album rohani), namanya semakin meroket setelah membawakan lagu resmi Piala Dunia FIFA 2006 Time Of Our Lives bersama Toni Braxton. Hhmmm...top bangggett.

No comments:

Post a Comment