
Teh Cegah Plak di Pembuluh Darah
Percaya atau tidak, kebiasaan mengonsumsi teh tiga hingga empat cangkir setiap hari, dapat menjaga kesehatan tubuh. Pasalnya, di dalam teh mengandung setidaknya terdapat 450 senyawa mulai dari kafein, beragam jenis antioksidan dan vitamin. Seperti yang dimuat dalam jurrnal Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology, dan hasil riset Dr Mahmoud Zureik serta koleganya dari Riset Medis Institut Nasional Prancis, melaporkan temuan bahwa: wanita dewasa yang meminum teh akan memperoleh proteksi dari risiko pembentukan plak dalam pembuluh arteri pada leher, sehingga kecil kemungkinannya mengidap penyakit stroke dan jantung.
Zureik dan timnya menganalisis hasil pengukuran plak arteri karotid dengan menggunakan ultrasound pada 2613 pria dan 3984 wanita yang rata-rata berusia 73 tahun. Peneliti juga melakukan wawancara personal kepada partisipan antara tahun 1999 hingga 2001 untuk mengetahui kebiasaan meminum teh, makanan, sejarah mengidap penyakit.
Setelah dianalisa, peneliti menemukan adanya plak karotid pada sekitar 44 persen dari wanita yang tidak meminum teh, sebanyak 42,5 persen yang meminum satu hingga 2 cangkir per hari, dan hanya 33,7 persen yang meminum 3 cangkir atau lebih setiap hari.
Peneliti mencatat, hubungan antara minimnya kasus plak karotid dengan peningkatan konsumsi teh per hari tidak terpengaruh dari sejumlah faktor seperti: kebiasaan makan, faktor risiko penyakit vaskuler, usia, wilayah tempat tinggal, dan tingkat pendidikan.
Satu hal lain yang tak kalah penting adalah hubungan konsumsi teh dengan pembentukan plak di arteri tidak ditemukan pada pria. ¨Tidak ada hubungan antara konsumsi teh dengan pembentukan plak karotid pada pria,¨ ungkap Dr. Mahmoud Zureik.
Percaya atau tidak, kebiasaan mengonsumsi teh tiga hingga empat cangkir setiap hari, dapat menjaga kesehatan tubuh. Pasalnya, di dalam teh mengandung setidaknya terdapat 450 senyawa mulai dari kafein, beragam jenis antioksidan dan vitamin. Seperti yang dimuat dalam jurrnal Arteriosclerosis, Thrombosis and Vascular Biology, dan hasil riset Dr Mahmoud Zureik serta koleganya dari Riset Medis Institut Nasional Prancis, melaporkan temuan bahwa: wanita dewasa yang meminum teh akan memperoleh proteksi dari risiko pembentukan plak dalam pembuluh arteri pada leher, sehingga kecil kemungkinannya mengidap penyakit stroke dan jantung.
Zureik dan timnya menganalisis hasil pengukuran plak arteri karotid dengan menggunakan ultrasound pada 2613 pria dan 3984 wanita yang rata-rata berusia 73 tahun. Peneliti juga melakukan wawancara personal kepada partisipan antara tahun 1999 hingga 2001 untuk mengetahui kebiasaan meminum teh, makanan, sejarah mengidap penyakit.
Setelah dianalisa, peneliti menemukan adanya plak karotid pada sekitar 44 persen dari wanita yang tidak meminum teh, sebanyak 42,5 persen yang meminum satu hingga 2 cangkir per hari, dan hanya 33,7 persen yang meminum 3 cangkir atau lebih setiap hari.
Peneliti mencatat, hubungan antara minimnya kasus plak karotid dengan peningkatan konsumsi teh per hari tidak terpengaruh dari sejumlah faktor seperti: kebiasaan makan, faktor risiko penyakit vaskuler, usia, wilayah tempat tinggal, dan tingkat pendidikan.
Satu hal lain yang tak kalah penting adalah hubungan konsumsi teh dengan pembentukan plak di arteri tidak ditemukan pada pria. ¨Tidak ada hubungan antara konsumsi teh dengan pembentukan plak karotid pada pria,¨ ungkap Dr. Mahmoud Zureik.
No comments:
Post a Comment