Wednesday, 5 November 2008

Tips Aman Berinvestasi Di Cina


Untuk melakukan usaha di Cina, biasanya akan lebih aman bila investasi diadakan di kota-kota daerah pantai (coastal) dari pada di bagian tengah (inland) Cina. Perusahaan asing sebaiknya memiliki advisor atau konsultan untuk menghindari dilakukannya investasi di daerah yang bermasalah, seperti tingkat keamanan kurang adil, tingkat suap/korupsi tinggi, fasilitas penunjang (hidup) kurang memuaskan, peraturan daerah kurang adil, tingkat pendidikan penduduk yang kurang dan resriksi yang diatur dalam joint venture.

Semua hal tersebut merupakan masalah kompleks yang mungkin timbul dalam melakukan bisnis di China. Selain melakukan perencanaan yang matang, yang penting untuk diketaui adalah model management yang biasa diterangkan di Cina.

Ada dua model management yang digunakan di Cina. Yaitu: Sentralisasi dan desentralisasi. Bagi investor lebih disarankan untuk menggunakan pola management sentralisasi. Karena biasanya lebih baik daripada desentralisasi. Kemudian, sumbangan dana-dana sebaiknya ditujukan untuk mendapatkan perijinan dan persetujuan dari kantor pusat. Karena tidak ada dana yang dapat cair tanpa ijin.

Management sistem akuntansi sebaiknya juga dibawah pengawasan perusahaan induk dengan desain yang baik dan control internal dokumen yang efisien. Management sentralisasi juga lebih aman dan cukup fleksibel untuk pengembangan usaha. Namun bagi investor yang berencana untuk melakukan investasi jangka panjang, sebaiknya belajar untuk mengganti sistem management sentralisasi dengan management desentralisasi. Sebab di dalam ssstem pengawasan internal yang baik, prosedur akuntansi dan auditing internal, secara periodik.

Haris Maryasno( Tulisan ini sudah dipublikasin di Majalah Prioritas BCA-2007)

No comments:

Post a Comment